-Selamat Datang-

-Selamat Datang-
di website Arco
baleno (agussuprianto09.blogspot.com)

arcobaleno

Entri Populer

Selasa, 23 Oktober 2012

PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN



PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN



ABSTRACT
Media pembelajaran merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Sehubungan dengan penggunaan media dalam proses pembelajaran, tenaga pengajar perlu cermat dalam pemilihan media yang akan digunakannya. Kriteria yang perlu diperhatikan yaitu tujuan pembelajaran, keefektifan, karakteristik peserta didik, ketersediaan, kualitas teknis, biaya, fleksibilitas, kemampuan orang yang menggunakannya dan waktu yang tersedia. Langkah-langkah yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media pembelajaran yaitu 1) kegiatan penerangan atau pembelajaran, 2) Tentukan transmisi pesan, 3) Tentukan karakteristik pelajaran, 4) Klasifikasi media, 5). Analisis karakteristik masing-masing media.  Dalam penggunaan media pembelajaran terdapat dua pola yang dapat dilakukan yaitu pola penggunaan di dalam kelas dan pola penggunaan di luar kelas. Adapun prosedur pokok yang dapat dilakukan dalam penggunaan media pembelajaran yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut.

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN



PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN

1. Peran Pengajar, Dosen, dan Media pembelajaran
Pekerjaan pengajar adalah pekerjaan professional, karena itu diperlukan kemampuan dan kewenangan. Kemampuan dapat dilihat dari segi kesanggupan menjalankan perannya sebagai pengajar, pengajar, pembimbing, administrator dan sebagai transfer ilmu pengetahuan.
Setiap pengajar dalam menjalankan tugasnya, setidak-tidaknya akan berhadapan dengan lima tantangan, yaitu : [1] Apakah pengajar memiliki pengetahuan, pemahaman dan pengertian yang cukup tentang media pembelajaran? [2] Apakah pengajar memiliki keterampilan cara menggunakan media tersebut dalam proses pembelajaran di kelas? [3] Apakah pengajar mampu membuat sediri alat-alat media pendidikan yang dibutuhkan? [4] Apakah pengajar melakukan penilaian terhadap media yang akan atau yang telah digunakan? [5] Apakah pengajar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang administrasi media pembelajaran?
Media pembelajaran sebagai pembawa atau menyalurkan pesan, pada mulanya pengajar hanya menganggap “media sebagai alat bantu mengajar pengajar [teaching aids]. Alat bantu yang dipakai adalah alat bantu visual, yaitu gambar, model, objek dan lain-lain yang dapat memberikan pengalaman konkrit, motivasi belajar serta mempertinggi daya serap dan retensi belajar pembelajar. Dengan masuknya pengaruh teknologi audio sekitar abad ke-20, berupa alat visual yang digunakan dan dilengkapi dengan alat audio yang kemudian dikenal adanya alat audio visual atau audio visual aids [AVA], yang mempengaruhi penggunaan alat-alat dalam proses pembelajaran. Maka dari sini, muncul bermacam peralatan yang digunakan pengajar untuk menyampaikan pesan ajaran kepada pembelajar melalui alat-alat yang mengutamakan “penglihatan” [visual] dan “pendengaran” [audio] untuk menghindari verbalisme yang masih mungkin terjadi kalau hanya digunakan alat bantu visual semata. Maka, pada akhir tahun 1950, teori komunikasi mulai mempengaruhi penggunaan alat bantu audio visual, sehingga selain sebagai alat bantu media juga berfungsi sebagai penyalur pesan atau informasi belajar .
Pada tahun 1960 - 1965, teori tingkah laku [behaviorism theory] ajaran B.F. Skinner mulai mempengaruhi penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran. Teori ini, mendorong orang untuk lebih memperhatikan pembelajar dalam proses pembelajaran, karena menurut teori ini, mendidik adalah mengubah tingkah laku pembelajar. Perubahan tingkah laku ini harus tertanam pada diri pembelajar sehingga menjadi adat kebiasaan. Maka, setiap ada perubahan tingkah laku positif ke arah tujuan yang dikehendaki, harus diberi penguatan [reinforcement], berupa pemberitahuan bahwa tingkah laku tersebut telah betul. Pada tahun 1965-1970, pendekatan sistem [system approach] mulai menampakkan pengaruhnya. Pendekatan sistem ini mendorong digunakannya “media” sebagai bagian integral dalam program pembelajaran. Program pembelajaran direncanakan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik pembelajar serta diarahkan kepada perubahan tingkah laku pembelajar sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Maka, pengajar-pengajar mulai merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan tingkah laku pembelajar. Dari sini maka lahirlah konsep penggunaan “multi media” dalam kegiatan pembelajaran. Uraian di atas, memberikan gambaran bahwa sudah selayaknya pengajar tidak lagi memandang hanya media sebagai alat bantu belaka untuk mengajar, tetapi lebih sebagai alat penyalur pesan dari pemberi pesan [pengajar] ke penerima pesan [pembelajar]. Maka sebagai pembawa pesan, media tidak hanya digunakan oleh pengajar tetapi yang lebih penting lagi dapat pula digunakan oleh pembelajar. Oleh karena itu, sebagai penyaji dan penyalur pesan dalam hal-hal tertentu media dapat mewakili pengajar menyampaikan informasi secara lebih teliti, jelas dan menarik. Maka, fungsi media tersebut dapat dilaksanakan dengan baik, walau tanpa kehadiran pengajar secara fisik dalam proses pembelajaran di kelas.
Dengan peranan media yang semakin meningkat ini seringkali menimbulkan kekhawatiran di pihak pengajar. Artinya, pengajar dan mungkin juga dosen, takut apabila fungsinya akan digeser oleh media pendidikan atau media pembelajaran. Namun kekhawatiran-kekhawatiran semacam itu sebenarnya tak perlu ada kalau kita ingat dan paham betul tugas dan peranan pengajar yang sebenarnya. Karena, tugas dan peranan pengajar selain mengajar juga memberikan perhatian dan bimbingan secara individual kepada pembelajarnya adalah tugas penting yang tidak dapat digantikan dan mungkin selama ini belum dilaksanakan sepenuhnya. Dengan demikian, pengajar, dosen dan media pembelajaran hendaknya bahu membahu dalam memberi kemudahan belajar bagi pembelajar. Maka, perhatian dan bimbingan secara individual dapat dilaksanakan oleh pengajar dengan baik sementara informasi dapat pula disajikan secara jelas, menarik, teliti, efisien dan efektif oleh media pembelajaran .

PUPUJIAN : ÉLING-ÉLING DULUR KABÉH


ÉLING-ÉLING DULUR KABÉH

Éling-éling dulur kabéh
ibadah ulah campoléh
beurang peting ulah weléh
bisina kaburu paéh

Sabab urang bakal mati
nyawa dipundut ku Gusti
najan raja nyakrawati
teu bisa nyingkiran pati

Karasana keur sakarat
nyerina kaliwat-liwat
kana ibadah diliwat
tara ngalakukeun solat

Kaduhung liwat kalangkung
tara nyembah ka Yang Agung
sakarat nyeri kalangkung
jasadna teu beunang embung

Identitas Nasional


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Identitas Nasional
            Identitas nasional berasal dari dua suku kata yaitu identitas dan nasional. Identitas berasal dari kata identity berarti ciri-ciri, tanda-tanda, atau jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang membedakannya dengan yang lain. Sedangkan nasional menunjuk pada sifat khas kelompok yang memiliki ciri-ciri kesamaan, baik fisik seperti, budaya, agama, bahasa, maupun non-fisik seperti, keinginan, cita-cita, dan tujuan. Jadi, Identitas nasional diartikan sebagai “kepribadian nasional” atau “jati diri nasional”. Kepribadian atau jati diri nasional adalah identitas suatu kelompok masyarakat yang memiliki ciri dan melahirkan tindakan secara nasional.

Senin, 22 Oktober 2012

Spiderman 4: The Amazing Spider-Man (2012)



Info:http://www.imdb.com/title/tt0948470/
Release Date: 4 July 2012 (Indonesia)
Genre: Action | Adventure | Fantasy
Stars: Andrew Garfield, Emma Stone and Rhys Ifans
Quality: UPSCALED 720p
Encoder: Agoes@Ganool
Source: -
Release Info: NFO
Subtitle: Indonesia, English

sinopsis:

Seperti kebanyakan remaja, Petrus sedang mencoba untuk mencari tahu siapa dia dan bagaimana dia harus menjadi orang seperti sekarang ini. Petrus juga menemukan jalan dengan menghancurkan sekolah pertama yang tinggi, Gwen Stacy, dan bersama-sama, mereka berjuang dengan cinta, komitmen, dan rahasia. Sebagai Peter menemukan sebuah tas misterius milik ayahnya, ia mulai sebuah pencarian untuk memahami hilangnya orangtuanya - membawanya langsung ke OSCORP dan lab Dr Curt Connors, mantan mitra ayahnya. Sebagai Spider-Man diatur pada jalur tabrakan dengan Connors 'alter-ego, The Lizard, Peter akan membuat hidup-mengubah pilihan untuk menggunakan kekuatannya dan membentuk takdirnya untuk menjadi pahlawan.

DOWNLOAD

link 1 
link 2
link 3
link 4
link 5

BACKUP:


Minggu, 21 Oktober 2012

Download PES 2013 Full Version

Nih buat kalian semuanya yang lagi pada nyari game sepakbola yang keren ini nih. Yaitu Game PC Pro Evolution Soccer (PES) 2013 - Full Version, Game ini merupakan versi terbaru dari Pro Evolution Soccer atau yang biasa disebut PES. Pada PES 2013 ini bisa anda download secara grafis, lebih keren dan gameplay pun lebih asik. Berikut screenshot game PES 2013 nya

SCREENSHOOT :




link di atas sudah suspen udah ada upload yg baru via IDWS

Link Download (Server IDWS) :
 
Part 1
http://adf.ly/D2TBQ

Part 2
http://adf.ly/D2TFH

Part 3
http://adf.ly/D2THs

Part 4
http://adf.ly/D2TLD

Part 5
http://adf.ly/D2TOA

Part 6
http://adf.ly/D2TQD
 

MINIMUM SYSTEM REQUIREMENTS:
  • Windows XP SP3, Vista SP2, 7
  • Intel Pentium IV 2.4GHz or equivalent processor
  • 1GB RAM
  • DirectX 9.0c compatible video card. 128MB Pixel Shader 3.0 (NVIDIA GeForce 6600 or AMD ATI Radeon x1300 video card)

RECOMMENDED SYSTEM REQUIREMENTS:
  • Windows XP SP3, Vista SP2, 7
  • Intel Core2 Duo 2.0GHz or equivalent processor
  • 2GB RAM
  • DirectX 9.0c compatible video card. 512MB Pixel Shader 3.0 (NVIDIA GeForce 7900 or AMD ATI Radeon HD2600 or better)

Cara Install Pes 2013 :
1. Unrar.
2. Burn or mount the image.
3. Install the game. Use one of the following serials when prompted:

SHVY-3LE9-TMNH-7K5L-JN73
E5DW-NHA5-RR9T-DLMH-A6NP
JX3P-2V79-SYH5-Y46F-TC7L
 kalau sudah download di atas silahkan Download PESEdit.com PES 2013 Patch 1.1 untuk update logo dan pemainnya

Arti Lambang Gerakan Pramuka




Pengertian Lambang

Lambang Gerakan Pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan sifat, keadaan, nilai dan norma yang dimiliki oleh setiap anggota Gerakan Pramuka yang dicitacitakan oleh gerakan Pramuka. Lambang tersebut diciptakan oleh Almarhum Bapak Soenardjo Atmodipuro, seorang Pembina Pramuka yang aktif bekerja sebagai pegawai tinggi Departemen Pertanian. Lambang Gerakan Pramuka ini digunakan sejak tanggal 14 Agustus 1961, pada panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia yang dianugerahkan kepada Gerakan Pramuka.

Bentuk dan Arti Kiasan

1. Bentuk Lambang Gerakan Pramuka adalah gambar bayangan (silhouelte) tunas kelapa.

2. Arti kiasan adalah
  • Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan CIKAL dan istilah CIKAL-BAKAL di Indonesia berarti : "Penduduk asli yang pertama yang meurunkan generasi baru". Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
  • Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan bagaimanapun juga. Jadi mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet, serta menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.
  • Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya. Jadi mengkiaskan bahwa tiap pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat di mana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
  • Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon tertinggi di Indonesia. Jadi mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yang mulia dan jujur dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
  • Akar nyiur tumbuh kuat dan erat didalam tanah. Jadi mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
  • Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.